Meretas (Hacked) Website Sekolah Kami Melanggar UU Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Website sekolah merupakan wadah informasi elektronik tentang berbagai informasi sekolah. Website sekolah juga menunjukan sistem informasi yang bisa digunakan oleh berbagai pihak dalam keterbukaan informasi tentang manajemen sekolah. Keberadaannya memiliki peranan yang sangat penting bagi seluruh warga sekolah apalagi pada masa pandemi sekarang ini.

Website sekolah bisa dijadikan portal informasi berbagai program sekolah sekaligus sebagai portal elearning/sistem pembelajaran elektronik dalam proses pembelajaran jarak jauh (daring). Keberadaan website sekolah terkadang menjadi objek gangguan dari berbagai pihak (hacker) yang berdampak pada terganggunya untuk mmbuka/akses website sekolah. Ketika website sekolah diganggu/hacked/diretas maka berbagai informasi dan pelayanan elaerning akan terganggu. Banyak motif berbagai pihak melakukan hack/diretas terhadap website diantaranya adalah menunjukan kemampuan seseorang dalam bidang IT. Namun sangat disayangkan jika yang diganggu/diretas adalah website sekolah yang sangat diperlukan dalam kelancaran program pendidikan bagi siswa.
Perlu diketahui bahwa website sekolah kami ini sudah berkali-kali dihack/diretas oleh pihak tertentu yang tidak ingin keberadaan website sekolah kami berjalan dengan baik. Kondisi ini sangat mengganggu pelayanan kami dalam menyediakan informasi kepada publik tentang program kerja sekolah.
Kami mengingatkan kepada siapa saja yang sudah mencoba mengganggu website kami untuk bisa membaca UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) bahwa yang Anda lakukan adalah pelanggaran hukum.

Bisa dicek dalam website kominfo.go.id dijelaskan tentang tindakan hack/meretas adalah bentuk pelanggaran hukum. Berikut kutipan selengkapnya :

Di Indonesia, aturan soal peretasan telah dimuat dalam Undang-Undang (UU) 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik ITE).

Pasal 30 ayat 1, ayat 2, dan atau ayat 3 UU No 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), berbunyi :

(1) Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak atau melawan hukum mengakses Komputer dan/atau Sistem Elektronik milik orang lain dengan cara apa pun.

(2) Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak atau melawan hukum mengakses Komputer dan/atau Sistem Elektronik dengan cara apa pun dengan tujuan untuk memperoleh Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik.
Dan,

(3) Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak atau melawan hukum mengakses Komputer dan/atau Sistem Elektronik dengan cara apa pun dengan melanggar, menerobos, melampaui, atau menjebol sistem pengamanan.

Selain itu juga Pasal 32 ayat 1 UU No 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), yang berbunyi :

(1) Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak atau melawan hukum dengan cara apa pun mengubah, menambah, mengurangi, melakukan transmisi, merusak, menghilangkan, memindahkan, menyembunyikan suatu Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik milik orang lain atau milik publik.

Aturan lainnya, Pasal 22 huruf B Undang-Undang 36/1999 tentang Telekomunikasi yang berbunyi Setiap orang dilarang melakukan perbuatan tanpa hak, tidak sah, atau memanipulasi akses ke jaringan telekomunikasi; dan atau akses ke jasa telekomunikasi; dan atau akses ke jaringan telekomunikasi khusus.

Sumber : kominfo.go.id

2 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gulir ke Atas