TARGET 1000 SISWA

Ada wacana yang tengah berkembang (dan akan terus dikembangkan) di kalangan civitas akademika SMAN 1 Lebakwangi yakni tentang harapan ke depan bilamana sekolah ini mampu menampung jumlah siswa sebanyak 1.000 (seribu) orang siswa atau bahkan lebih (meliputi kelas x, xi, dan xii), yang berarti 2 x lebih dari jumlah yang ada sekarang). Apakah keinginan tersebut bisa terealisasi ataukah hanya angan-angan atau mimpi kosong belaka ? Jawabannya bisa dua kemungkinan yaitu antara pilihan pertama “ya – mampu” atau yang kedua “tidak – hanya mimpi”.

Implikasi dari keinginan bahwa Smangi pun “mampu” mewujudkan meraih jumlah siswa sebanyak seribu orang bahkan lebih tentu saja harus dibarengi dengan tekad yang kuat disertai dengan kerja yang nyata. Kerja dari seluruh personil warga Smangi untuk mewujudkan hal tersebut yang tentunya memerlukan/ menguras pikiran, tenaga, waktu, dan biaya. Memerlukan perjuangan keras dan pengorbanan besar yang harus disikapinya dengan penuh kebersamaan/ kekompakan, kecerdasan dan keikhlasan. Hal tersebut seperti yang terangkum dalam 3 unsur prinsip kerja yaitu kerja keras, kerja cerdas, dan kerja ikhlas. Dan untuk meraih itu semuanya tak kan sempurna bila tidak diiringi pula dengan do’a. Kita do’akan bersama supaya Smangi mampu mewujudkan cita-citanya tersebut.

Menurut Kepala Sekolah, Bapak Drs. H. Tarso, MM, yang pertama menggulirkan wacana tersebut di atas bahwa salah satu indikator yang menggambarkan besar atau tidaknya sebuah sekolah diantaranya bisa dilihat dari jumlah siswanya yang belajar di sekolah tersebut. Tetapi memang di lain pihak belum tentu benar bahwa sekolah yang jumlah siswanya banyak (kuantitas) menunjukkan besar pula kualitasnya, karena ada beberapa kasus yang menunjukkan tentang suatu sekolah yang sedikit jumlah siswanya namun bagus kualitasnya, tetapi itu pun jarang. Yang jelas suatu sekolah bisa menjadi besar karena yang dilihat pertama adalah kualitasnya yang bagus  sehingga akhirnya orang berduyun-duyun mengantri untuk bisa menyekolahkan putra-putrinya di sana. Jadi sebenarnya kata kunci untuk bisa mendorong agar suatu sekolah jumlah siswanya banyak atau meningkat adalah dengan meningkatkan dulu kualitasnya. Apakah di SMAN 1 Lebakwangi mampu tidak melaksanakan itu semua ? Bisa/tidak meningkatkan dulu kualitasnya sehingga akhirnya Smangi diminati banyak orang, menjadi sekolah favorit, sekolah idola yang diidamkan dan didambakan banyak orang sehingga akhirnya otomatis jumlah siswanya pun pasti akan meningkat.

Untuk mewujudkan itu semuanya kembali lagi kepada seluruh personil warga Smangi, apakah mampu merealisasikan harapan di atas, sehingga cita-cita meraih jumlah siswa mencapai 1000 orang bahkan lebih bukan hanya mimpi kosong belaka, tetapi mimpi yang nyata. Pepatah mengatakan “Jangan pernah takut untuk bermimpi, sebab hidup itu berawal dari mimpi”.

Komentar

  1. Titik awal sebuah keberhasilan adalah dari impian.semoga mimpi kita segera akan terwujud meskipun banyak Hambatan Tantangan Ancaman dan Gangguan…
    SMANGI BERSATU MAJU

  2. Berawal dari mimpi dan berakhir dengan sebuah kenyataan….
    Sekolah yang besar dan berkualitas tidak lahir dengan sendirinya. Juga tidak lahir semata-mata karena fasilitas dan jumlah siswa yang banyak. Sekolah berkualitas dan besar harus dibentuk dan direncanakan dengan baik serta dilaksanakan dengan sungguh-sungguh. Komitmen warga sekolah, stake holder adalah bagian yang tidak dapat dipisahkan dari terlahirnya sekolah yang berkualitas. SMA NEGERI 1 LEBAKWANGI pasti bisa karena kita punya jargon SMANGI BERSATU MAJU. I LOVE SMANGI…..

  3. Berawal dari mimpi – mimpi yang kita ciptakan sebagai alur proses suatu perjalanan dalam mencapai suatu keinginan yang ingin disebut sebagai suatu kesuksesan. Tentunya jika mimpi itu tidak kita teruskan dengan suatu tindakan ,perbuatan yang harus dilakukan demi tercapai mimpi itu tersebut ya tidak akan ada yang namanya suatu kesuksesan atau keberhasilan, tapi hanya suatu mimpi belaka. Maka dari itu untuk menggapai mimpi target 1000 siswa ini harus kita dukung,dengan kerjasama dan komunikasi yang baik tidaklah mustahil mimpi itu bisa capai.
    SMANGI BERSATU MAJU
    SMANGI IS THE BEST

  4. Yes…. !!! Kita pun sebenarya “bisa” mewujudkan itu semuanya.
    Kita hapus kata “tidak bisa” untuk mewujudkan impian kita bersama
    Mengapa tidak…?
    Toh semuanya juga berawal dari mimpi…dari cita-cita…dari harapan..!!!

    Mari … kita hapus kata “tidak bisa” dari kamus kehidupan kita
    Mari … kita coret kata “putus asa” dari kamus harian kita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *